Aku.Mama.Tangis

by - June 06, 2006

Seorang psikolog pernah bilang,
"Suasana gelap dan suram dapat meningkatkan depresi."
Mungkin itu benar tapi aku tidak peduli.

Semuanya gelap.
Cahaya matahari masih memaksa masuk melalui celah kecil kain gordyn. Remang. R.E.M.A.N.G.
Di tengah kegelapan, aku menangis.

Seseorang datang mengetuk,
lalu ia masuk.
Mama. M.A.M.A.
Aku langsung menenggelamkan wajahku pada tumpukan bantal. Mama tidak boleh melihat aku menangis.
Kemudian Mama duduk disamping tempat tidur.
Lalu kami diam.

Sekuat tenaga aku menahan air mata.
Tidak ada suara sehingga tekanan hati bergetar di pundak.
Mama menyentuh pundakku kemudian mengelusnya.
Sepi akhirnya terpecahkan oleh tangis.

Aku memberi sedikit ruang untuk mulutku agar aku bisa berbicara tentang sesuatu yang mengganggu.

"Ma.. aku takut sendiri."
.....
"Ma.. ia meninggalkanku tanpa jawaban apapun."
.....

Tangis semakin keras.
Mama mengelus pundakku.

"Ma.. aku tidak diberi kesempatan. Aku hanya diperbolehnya bertanya-tanya dalam hati. Aku salah apa?"

Mama mengelus pundakku.

"Ma.. dia bilang dia cinta. Tapi sekarang dia memberikan hampa. Mana peduli dia dengan perasaanku.."

Mama mengelus pundakku.
...
.....
.......
[Tangis]

Hiks.. Hiks.. Muka dan bantal penuh dengan air mata. Beban sedikit berkurang. Tangis menjadi tertahan.
Mama mengelus pundakku.

"Ah.. untuk apa aku berteriak dalam tangis? Sekeras apapun.. ia tidak akan pernah mendengar!!"
Ego akhirnya terlahir.
Mama mengelus pundakku.

[kosong]

"Mama.. bagaimana bisa aku melepaskan sesuatu yang bahkan tidak pernah aku miliki??"

Mama mengelus kepalaku,
kemudian ia menciumnya.

Aku pun menangis lagi..

[Mungkin ini yang membuat segalanya menjadi tidak produktif?]

You May Also Like

18 comments

  1. apanya yang menjadikan tidak produktif?

    mati2an mempertahankan sesuatu yang bukan milik sendiri?

    ataukah akibat membohongi diri sendiri?

    ReplyDelete
  2. Duh.. vendy.. pertanyaannya
    Baiklah, ta jawab:
    1. dunno.. semenjak memikirkan akibat tangis itu.., jadi malas ngapa2in. kinerja merosot, etos kerja turun, produktivitas minus dan kepuasan pelayan juga ambruk. nyahahaha.. bahasa manajemen sekali.
    2. mempertahankan sesuatu yang TIDAK pernah dimiliki.
    3. Na.. yes, sir! :D

    ReplyDelete
  3. Anonymous5:46 PM

    duh kok lo ga cerita klo lo gi sedih ni?
    Sapa lagi yang bikin lo sedih?
    Talk to me ok

    ReplyDelete
  4. Anonymous8:23 PM

    Hmm.. satu cerita indah dari topik ini adalah "setidaknya kamu bisa (bicara dan) berbagi pada mama..". Meskipun reaksi mama hanya mengelus pundak kamu.. :)

    Kamu lebih beruntung.. karena bisa berbagi kesedihan ini.. (kalau dgn berbagi masih merasa 'depresi', setidaknya depresi yang dirasakan tdk terlalu berat.. :) S.E.M.O.G.A..)

    Aku ngga akan "sok ngasih nasehat" karena aku tahu rasanya 'depresi' dan 'hampa' serta 'ngga ada harapan' (kok jadi curhat??!! :p huehuehue..)
    Yang bisa aku sampaikan.. nikmatin rasa ini.. klo mau menangis.. menangislah.. kalau mau berbagi.. berbagilah..

    Seorang teman pernah blg padaku.. "kalau kamu dulu pernah bahagia.. dan kini kamu merasa (sangat) sedih.. Yakinlah bahwa suatu saat nanti kamu pasti akan bahagia.. :)

    Kamu ngga harus melepaskan.. tapi.. cukup 'simpan' perasaan ini.. dalam kotak yang ada di ruang paling jauh di dasar hatimu.. jangan pernah buka kotak itu.. tidak sebelum kamu siap membukanya...

    Yang pernah aku rasakan.. membiarkan diriku menunggu untuk sesuatu yang aku ngga pernah tahu sampai kapan akan terjawab.. Hingga aku memutuskan membiarkan perasaan ini mengalir.. dan lalu.. dengan sendirinya me'lepaskan' semuanya... Tanpa beban.. :)

    Jangan patah semangat ya!! Aku yakin, kamu punya banyak orang2 yang menyayangimu.. Kamu dikelilingi orang2 yang peduli (dan sayang) sama kamu.. :D

    Rini
    http://rini_adis.blogs.friendster.com/my_blog/

    ReplyDelete
  5. @anonymous: gimana mo cerita.. nama aja ngga ada :P

    @Rini:

    Hai Rini..
    Thanks banget lho buat komentar dan semangatnya. Makasih banget ;)

    ReplyDelete
  6. wahduh pengalaman pribadi nih:p
    mendingan langsung cari calon suami aja Ni hehehe...

    ReplyDelete
  7. Anonymous11:24 PM

    Pandan dataaangg........ /* Pandan ikut bersedihh...... hikz......

    ReplyDelete
  8. dhani: yaaa.. dibaca juga. padahal jomblo betul?? :P iyo.. terlintas dipikiran gue untuk mencari suami sajha lansung. IKAT!

    danz: blog lo kocak. thank udah mampir. btw, pandanceae?

    ReplyDelete
  9. Anonymous7:15 PM

    Agh menangis...kualitas menangis dilihat dari kausalitas. menangis karena makhluk ? biasa. menangis karena yang nyiptain makhluk ? semestinya. menangis ga dianggep makhluk ? ah prasaanmu saja. menangis karena freedom, sedikit lebih dari biasa. menangislah apa yang mesti ditangisi dan yang perlu ditangisi. tangis = tanda kehidupan. lo mau hidup kudu nangis. from jogja after earthquake

    ReplyDelete
  10. @anonymous #3: ouch, ternyata tidak menunjukkan kelemahan toh? thanks anw.

    ReplyDelete
  11. Anonymous7:26 PM

    masa sih kocok??... pandanaceae nama famili pandan wangi :D :D

    ReplyDelete
  12. kocak! bukan kocok ^-^!

    ReplyDelete
  13. Anonymous4:44 PM

    ini seperti seorang anak yang hanya mempunyai mama, karena tersirat di tulisan itu adanya sesosok mama. karena mungkin hanya seoarang Mama yang deket sama ini anak. tetapi sang mama jg binun mau ngomong apa, walau sebenarnya dia jg pengen ngebantu.
    this is not bout u pan??

    ReplyDelete
  14. silahkan untuk menebak ;)

    ReplyDelete
  15. Anonymous4:18 PM

    seorang mama dan anak cewe tunggal. yes yes!!! tebakan gw dijamin betoel! :D pdhal samaan sajha nasib kite, mama dan anak tunggal..
    tp, emak elo emang sukanya gt ya? banyakan dengerin aja? beda sama emak gw yak. heuheu...

    ReplyDelete
  16. Anonymous4:20 PM

    lupa ik kasih ngaran, nyang diatas comment ik, aprill :D

    ReplyDelete
  17. Anonymous1:16 AM

    Keep up the good work » »

    ReplyDelete
  18. Anonymous5:18 PM

    You have an outstanding good and well structured site. I enjoyed browsing through it Governor's basketball 401k rollover to pension liquidity trust find bextra

    ReplyDelete

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.