Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

Minimalis

Aku berdiri didepan pintu yang jarang aku temui dalam keseharianku. Tidak ada daun pintu atau lubang kunci. Hanpir saja aku dikecohkan dengan keanehan sifatnya sehingga aku menganggap ini adalah sebuah kayu yang iseng dipasang oleh arsitektur demi nilai seni.

“Mau bertemu dengan siapa?”

Aku terlonjak, dikagetkan dengan sebuah suara yang berasal dari intercom yang berada disamping pintu.

“Mau bertemu dengan Ibu Mischa. Ada paket dari Pak Andhika,” jawabku.

Tiba-tiba pintu depan terbuka dengan sendirinya, menggoda aku untuk memasuki dan mengetahui apa saja yang ada didalamnya. Begitu masuk ke dalam pintu, aku disambut dengan dinginnya AC yang menyelimuti ruangan, membuat jarak tersendiri dengan udara diluar. Pandangan visualku dibuat kagum oleh sebuah ruangan besar yang terdiri dari garis-garis tipis serba minimalis. Ruangan yang dikelilingi oleh dinding kaca ini tidak memungkinkan untuk memaku sebuah lukisan, foto atau hiasan lainnya.

Marmer hitam yang mengkilap – sampai aku berpikir untuk melepas sepatuku karena takut mengotorinya - dipasang permanen membentuk lantai. Antara kaki meja yang kecil dan lantai membentuk suatu garis lurus yang panjang, pertanda bahwa lantai sangat bersih sehingga benda apapun yang ada diatasnya bisa bercermin. Sayup-sayup kudengar gemericik air di kebun belakang yang bisa kulihat melalui pintu kaca. Cahaya matahari memantulkan air kolam renang ke langit-langit ruangan, sehingga bisa kulihat bayangan yang bergerak-gerak.

Hanya ada sedikit perabotan yang menempati ruangan ini. Hanya ada empat buah kursi putih yang tidak seempuk sofa, sebuah meja yang dihiasi vas kaca yang berisi pasir laut dan bunga kering berwarna cokelat tua didalamnya dan rak kecil untuk menyimpan buku-buku import. Dapat kulihat ruang keluarga disebelahnya. Hanya ada tv plasma, sofa hitam yang terbuat dari kulit imitasi dan karpet yang berwarna cokelat tua.

Semuanya terlihat tipis, bahkan terlalu tipis. Semuanya terlihat bening, cokelat tua, hitam, dan putih. Semuanya terlihat kaku dan membentuk individu khas orang modern.

“Simpan saja paketnya di lantai,” ujar suara yang berasal dari intercom yang keberadaannya tidak aku ketahui. Kesadaranku akan kamera pengintai yang terpasang di rumah ini, membuatku merasa diawasi dan tidak nyaman. Keamanan tingkat tinggi pasti menjamin berlangsungnya rumah ini.

Aku membalikkan badanku kemudian berjalan ke pintu. Sama seperti sebelumnya, ia terbuka dengan sendirinya.


[Sedang belajar mendeskripsikan. Terbayangkan ndak?]

Comments

  1. Cara mendeskripsikannya bagus. Cukup detil tapi gak berlebihan. Setiap kali bicara detil cerita, slalu teringat frederick forsyth...

    Sepertinya saya bisa membedakan mana deskripsi detil berdasarkan riset atau observasi langsung dg kalimat yg mengalir wajar. Smangat terus!

    ReplyDelete
  2. Anonymous3:18 PM

    Ini yang aku suka, cara mendeskripsikanya, enak banget bacanya, aku nyaman banget, segini dah pas (bagiku) ngga terlalu berlebih, ngga terlalu di buat buat, sederhana tapi jelas dan terasa maknanya.

    conrats yah

    ReplyDelete
  3. @areongbinang dan raffaell:

    Makasih ya atas dukungannya. Mudah2an makin bagus deh.

    ReplyDelete
  4. enak koq. udah cukup jelas.

    oot : minta sisi dramatisnya dunks :lol:

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba