Saya Mengikuti Tutorial Macrame dan Ini Hasilnya

Image
Dari dulu, saya suka dengan dekorasi atau desain interior bohemian. Salah satu dekorasi yang saya suka adalah macrame . Ada pembuat macrame wall hanging  yang karyanya saya suka sekali, yaitu Sarae Macrame. Tapi kayaknya mahal, bisa di atas Rp500 ribu. Jadinya saya memutuskan untuk bikin sendiri saja. Foto diambil dari Instagram Sarae Macrame. Ketertarikan saya terhadap macrame membuat teman saya, mba Ririe, memberikan satu gulung tali katun macrame . Setelah lama terbengkalai, karena enggak tahu mau belajar ke mana, akhirnya mba Ririe menawarkan untuk ikut pelatihan macrame yang ia buat, yaitu bikin cover oil difuser . Setelah ikutan, saya jadi tahu teknik dasarnya. Nah, semenjak itulah saya mulai eksplorasi macrame wall hanging tutorial di YouTube. Macrame layered wall hanging Bentuk segitiga kebalik ini kayaknya bentuk macrame paling dasar. Saya mengikuti macrame tutorial di Let Be . Di sini jelas sekali panjang tali yang digunakan, tebal talinya, dan dia pun menjelaskan dengan enak

Nafas


Nafas adalah inti kehidupan. Ketika seseorang bernafas, ia menyatu dengan semesta. Mengikuti pergerakan roda dunia. Degup jantungnya berirama. Membentuk suatu jaringan dengan alam dan manusia. Nafas.
Dahulu ia pernah asma, namun ditahan oleh abon ular. Belasan tahun setelah itu ia bernafas lega, tanpa pernah tahu rasanya hampir mati tercekik. Hari ini ia bernafas, namun sulit. Udara enggan masuk sampai dasar paru-paru sehingga harus dibantu oleh tarikan nafas melalui mulut. Rusuk mengembang, diafragma naik. Detak jantung berdegup, pertanda ia masih hidup. Baru kali ini ia nafas di gelombang betha, diatas alter conscious dalam keadaan sadar. Kata dokter, tidak ada gangguan. Masalah psikologis erat kaitannya dengan penyakit kulit atau sesak nafas. Mungkin sebaiknya kamu menemui ahlinya, katanya. Untuk apa? Dosen di kampusnya adalah para ahli!
Sebaiknya ia merawat diri, menganalisis kasar apa yang terjadi. Semoga bisa bernafas dengan baik lagi.

[Manusia hanya mengucap syukur ketika ia mendapat nikmat yang besar. Padahal, nikmat kecil seperti bernafas, itu sangat berarti ketika menyadari kalau kamu tidak bisa bernafas.]

Comments

  1. Anonymous8:21 AM

    Iyah, kadang aku suka sebal dengan asma ini, karna tiap berantem pacarku pasti engap engapan asmanya, jadi masalah di pending...

    ARRGGHH!!!

    ReplyDelete
  2. Dijadiin senjata itu mah.. terberkati yang asma. Heheheh..

    ReplyDelete
  3. atasi hal yang besar dengan tenang
    atasi hal yang kecil dengan serius

    *bener kaga yah ?*

    btw, boleh japri tak ?

    ReplyDelete
  4. eh? Japri? Apaan tuh?

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba