Nikah Muda?

Apa yang kamu pikirkan?

Saya hanya tidak habis pikir. Sudah jengah melihat buku tentang nikah muda. Sudah bosan memegang undangan seminar atau talkshow tentang nikah muda. Tak habis berpikir bahwa hidup bukan hanya tentang nikah muda.
Memang benar manusia memerlukan regenerasi spesiesnya dengan cara reproduksi, tapi bukan menjadikan diri pabrik anak dan susu. Punya anak lebih dari lima karena tidak memakai KB dengan alasan tidak boleh menolak rejeki tetapi tidak sesuai dengan kemampuan.. buat apa? Kalau ujung-ujungnya hanya berada di balik dapur, untuk apa sekolah tinggi-tinggi? Untuk apa saya meneruskan S1 apalagi sampai S2 kalau ternyata saya bisa sekolah sampai SMP/SMA kemudian menikah muda?
Dilingkungan kampus saya yang begitu religius, mereka yang berusia sembilan belas atau dua puluh tahun dan belum juga menikah, mulai merasa diri sebagai perawan tua. Tergiur sekali jika melihat temannya memberikan undangan pernikahan. Ada yang menikah dengan laki-laki yang sudah mapan, ada juga yang menikah dengan laki-laki yang masih kuliah. Ah? Masih kuliah? Masih dibawah ketiak ibu dan bapak sudah berani memberi nafkah?
Beberapa orang bilang tidak baik menolak jodoh. Tapi jodoh bisa menunggu, kan? Jodoh bisa menunggu seseorang untuk selesai kuliah dan bekerja untuk menghidupi anak, kan? Karena yang namanya jodoh tidak akan kemana, kan? Beberapa orang bilang menikah itu untuk menyempurnakan ibadah. Ya memang tidak ada masalah bagi kedua orang yang sudah siap lahir (materi dan organ reproduksi) dan batin. Tapi ibadah bisa dilakukan dengan cara apa saja, kan?
Mungkin saya terlalu sinis, tapi itu yang saya pikirkan. Mungkin banyak orang yang tidak suka dengan tulisan saya. Tapi menurut saya hidup tidak selebar daun kelor. Ada keinginan untuk mencapai aktualisasi diri selagi saya masih muda. Saya bukan orang yang ahli dalam devided attention antara kuliah, anak, suami, anggaran rumah tangga dan tuntutan keluarga untuk menjadi sukses. Maaf.

Comments

Raffaell said…
Nikah muda, uh aku pengen kek gitu, soalnya punya lebih banyak waktu dengan anak, nanti anak dah 20 taun kita paling masih 40 an, wah enak kalo gitu....

selain alesan yang uda di sebutin...

jadi nikah muda ngga masalah, asal "siap"

Nikah nunggu punya rumah, mobil dll, forget about it...

Popular posts from this blog

Prenatal Yoga atau Senam Hamil?

Hi, Mucocele

Pasang IUD di Puskesmas