Perempuan Perempuan

by - May 24, 2007


Apa rasanya ketika melihat pasangan jalan bergandengan tangan dengan orang lain padahal hubungan dengan Anda belum berakhir dan dari miliyaran probabilitas mengapa Anda harus melihatnya dengan mata kepala sendiri?

Bisa saja kutikam dari belakang kedua orang yang berjalan lambat bak pengantin Solo. Bisa saja kutarik kemudian kutampar agar orang lain melihat dan diceritakan ketika mereka sampai ke rumah. Bisa saja aku berteriak dan bersumpah serapah karena orang akan memaklumi bahwa seorang perempuan akan berteriak histeris jika ia menemukan pasangannya berselingkuh. Atau bisa saja aku berlari ke basement untuk mencari mobilnya kemudian memecahkan kacanya.

Ternyata dia lupa dengan janji-janji dan harapan yang pernah dia berikan. Bukankah waktu itu ia pernah memohon kalau aku harus terus berada disampingnya? Bukankah ia yang melarangku untuk bergaul dengan laki-laki maupun perempuan? Melakukan tindakan bodoh ala anak smu untuk memohon-mohon aku kembali. Sekarang.. siapa yang pergi?

Perempuanku dengan tas dan sepatu merah yang aku rindu. Yang bisa membuatku merasa sebagai laki-laki yang berada di tubuh perempuan. Harusnya ku cabik-cabik saja laki-laki itu. Atau kusayat-sayat dengan silet tumpul.

You May Also Like

3 comments

  1. apa pulak itu nia, futa foto dari belakang gitu....nampak kurang kerjaan...

    ReplyDelete
  2. Anonymous11:17 AM

    Nia says:

    Inspirasi datang dari mana aja.. :D

    ReplyDelete

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.