Saya Mengikuti Tutorial Macrame dan Ini Hasilnya

Image
Dari dulu, saya suka dengan dekorasi atau desain interior bohemian. Salah satu dekorasi yang saya suka adalah macrame . Ada pembuat macrame wall hanging  yang karyanya saya suka sekali, yaitu Sarae Macrame. Tapi kayaknya mahal, bisa di atas Rp500 ribu. Jadinya saya memutuskan untuk bikin sendiri saja. Foto diambil dari Instagram Sarae Macrame. Ketertarikan saya terhadap macrame membuat teman saya, mba Ririe, memberikan satu gulung tali katun macrame . Setelah lama terbengkalai, karena enggak tahu mau belajar ke mana, akhirnya mba Ririe menawarkan untuk ikut pelatihan macrame yang ia buat, yaitu bikin cover oil difuser . Setelah ikutan, saya jadi tahu teknik dasarnya. Nah, semenjak itulah saya mulai eksplorasi macrame wall hanging tutorial di YouTube. Macrame layered wall hanging Bentuk segitiga kebalik ini kayaknya bentuk macrame paling dasar. Saya mengikuti macrame tutorial di Let Be . Di sini jelas sekali panjang tali yang digunakan, tebal talinya, dan dia pun menjelaskan dengan enak

Kenapa ya?

Kok kangen terus ya? Rasanya ingin ketemu terus ya? Kalau dia ngebatalin janji, kok kayaknya sakit hati banget ya? Kayaknya kalau ada dia, rasanya aman deh. Karena dia sendiri yang jadi ancaman - bukan orang lain. Kenapa gw enggak hidup di zamannya ya?
Kok sifatnya lucu ya? Sudah dewasa tapi masih suka manja. Dia bisa memanipulasi keadaan agar orang bisa memenuhi keinginannya. Kok bisa sepintar itu ya?
Mengapa ia selalu bersikeras dengan keinginannya ya? Kenapa ia harus melakukan segala cara untuk mencapainya ya? Sayangnya, ia berada di jalan yang negatif, sehingga ia sering melakukan perbuatan anarkis. Kenapa ia mampu memprovokasi orang lain ya? Kenapa ia bisa bertahan ketika dicaci dan dimaki? Ditendang dan dipukuli?
Tapi dia kok rapuh sekali ya? Kadang kalau enggak bisa marah, dia menangis. Kok seperti anak kecil sekali ya? Mungkin ada 'ia' kecil yang diam di pojok dan ketakutan, dibalik sosoknya yang kasar dan keras. Kenapa gw mengagumi kemarahannya ya? Kenapa gw ingin melihatnya meledak-ledak? Kenapa gw tertarik dengan sikapnya yang frontal tanpa perasaan?
Kenapa gw suka caranya membakar rokoknya, menghisapnya, dan melepaskannya ke udara ya? Kenapa gw selalu ingin melihat matanya yang bersembunyi dibalik asap ya? Kenapa gw suka melihatnya ketika serius dan melamun ya? Dan kenapa gw suka melihatnya ketika ia kesakitan ya?
Kok bentuk badannya bagus ya? Pasti hasil olahraga, tapi bukan karena untuk kesehatan, tapi untuk lari dari kepolisian. Kenapa gw ingin memegang satu per satu luka-luka diatas kulit dan otot yang membentuk? Badannya tinggi tegap, perutnya membuncit sedikit karena hidupnya sudah sehat. Kok rasanya ingin direngkuh ya?
Apa yang ada dipikirannya? Apa yang ada di hatinya? Luka batin mana yang ingin ia sembuhkan?

Comments

  1. Anonymous1:10 PM

    rapuh yah? misterius sekali :)

    ReplyDelete
  2. Anonymous3:54 PM

    wah.... ini ngomongin siapa...

    udah lama gw ga blogwalking, tau2 baca punya lo udah bahas cinta2an aja XDDDDD

    pa kabar ni, gw pindahan blog nih
    main2 ya..

    ReplyDelete
  3. aku curiga sama seseorang yang engkau maksud...diakah???
    hehehehe
    sumpah...kalo beneran dia, aku WAJIB ketemu ma si "suspect" ini....
    rasa penasaran bisa membunuh, kawan...
    dan kamu membuat aku penasaran....

    ReplyDelete
  4. Anonymous7:03 PM

    jadi ini adalah pertanyaan tentang dirinya yang hadir didalam hati itu yah... hmm hmmm

    ReplyDelete
  5. @semua: hahahahah.. bahasanya.. senangnya membuat orang penasaran. huhuww..

    ReplyDelete
  6. Anonymous5:24 PM

    Beberapa "kenapa ya?" yg sama saia lontarken ke seseorang...Bilangin dia doms niaw :D

    -aprill-

    ReplyDelete
  7. @anonymous: tanya sendiri dooommss :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba