21 September 2008

Trans 7 menampilkan bagaimana masyarakat Indonesia, yang tinggal di ibu kota, mengorek-ngorek sampah untuk mendapatkan makanan. Seorang anak kecil memakan apel impor dari sampah - hanya modal di cuci dengan air. Oh ya tentu, orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian, wong kata ibunya begini: "Alhamdulillah kami sehat-sehat saja."
Ya harus sehat. Wajib itu. Orang miskin tidak boleh sakit, karena surat keterangan miskin dari lurah tidak ada gunanya dan program pemerintah untuk biaya kesehatan gratis itu tahi kerbau alias bullshit!
LIPI dan Badan Statistik bilang kalau angka kemiskinan menurun. Walaupun statistik bisa berbohong, tapi saya percaya. Gimana enggak percaya, angka kemiskinan menurun karena warga miskinnya sendiri sudah mati kelaparan.
Oh SBY, mungkin Bapak sibuk membuat acara ulang tahun?

8 comments

sehat itu mahal
mati juga sama mahalnya
apa bedanya?

*mulai mirip A-mild :))

REPLY

kayaknya aku pernah baca buku karangan dari penerbit jogja yang judulnya : "orang miskin dilarang sakit"

REPLY

untung saya bukan orang miskin .. saya hanya orang yang biasa-biasa saja yang sedikit aneh dan juga penyakitan .. (kok bangga ya ?)

REPLY

@vendy: betul! mati jg mahal. ckckckc...
@iseng: oooo.. belum pernah baca
@jimmy: yaa.. setidaknya jgn miskin gitu..

REPLY
avatar
Anonymous

gak lagi...lagi sibuk aqeqahan....hehehehe

-bolehbaca-

REPLY

bukan lagi.. doi kan lagi sibuk merampungkan album keduanya...

REPLY

@ Tiwi & Begy: Halah, kalian ini sama saja. Kampusnya samaan c... Hehehe.

REPLY

Kabut, Teh Melati, Susu Cokelat, dan Bimasakti. 2017 Copyright. All rights reserved.

Dilarang menyalin dan menggunakan konten website ini tanpa seizin penulis.

Designed by Blogger