Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

Cahaya

Jika diperhatikan ilustrasi taman yang saya buat (maaf kalau gambarnya jelek - karena saya tidak bisa menggambar - sehingga menimbulkan kesan hari kiamat), sebenarnya langit malam itu tidak gelap-gelap amat. Jika kita perhatikan di luar sana, langit malam berwarna biru tua (setua warna laut tetapi terkesan ringan). Yang gelap itu adalah benda-benda yang ada di bawahnya.

Manusia menyiasati malam dengan cahaya lampu kota yang hingar bingar. Tanpa mereka sadari, mereka merusak pergerakan semesta. Selain polusi cahaya, cahaya membuat bingung burung-burung yang terbang rendah sehingga banyak yang berputar-putar dan mati karena kelelahan atau mati tertabrak gedung yang bertingkat. Burung menentukan arah dengan cahaya bulan dan spektrum warna warni cahaya kota menghancurkannya.

Jadi, wahai pembaca, jika ada yang bertanya, "Kok Bandung sekarang gelap sih? Dulu terang benderang layaknya Paris Van Java?", jawablah dengan bangga, "Kita sedang menyelamatkan para burung!"

Lagipula, bukanlah alam semesta lebih indah dinikmati apa adanya?

Comments

  1. Anonymous5:39 PM

    bahan dari sidang para hantu yah? :p

    ReplyDelete
  2. Haha, enggak ven. Bahkan gue tidak mengikuti topik diskusi itu. He..

    ReplyDelete
  3. Anonymous1:53 PM

    apaan tuh sidang para hantu?

    tp gue baru tahu kalo cahaya lampu bisa mengganggu burung...

    ReplyDelete
  4. Iya, coba cek National Geographic Magazine bulan ini (kalo gak salah).

    Itu.. blog tetangga. Biasalah, ghost anonymous. Wkwkwkw.

    ReplyDelete
  5. yeah, HAIL NATIONAL GEOGRAPHIC!!! =D

    ReplyDelete
  6. Tentu, harganya mahal gitu. Keterlaluan kalo gak bagus. Wkwkwkw.

    ReplyDelete
  7. gambarnya wakju jaman jepang ya ? apa majapahit ?? mahal dunk ?

    ReplyDelete
  8. mahal apanya? gak ngerti,,

    ReplyDelete
  9. apa yang kuwariskan pada anak-anakku nanti???

    whahahahaha...
    berlebihan sekali

    ReplyDelete
  10. Anonymous8:48 AM

    Wah..memulai menyelamatkan bumi dari yg kecil seperti membiarkan burung bisa terbang dengan bebasnya..KEWL!!

    ReplyDelete
  11. sedih memang, Bandung sekarang udah terkontaminasi cahaya lampu kota, dan Boscha menjadi korbannya, selain burung..

    ReplyDelete
  12. Betul!! Boscha pun jadi korbannya.

    Tapi... seumur2 gue belom pernah ke Boscha :D

    ReplyDelete
  13. menyelamatkan para burung ya? wah aku dukung deh! salam kenal :)

    ReplyDelete
  14. Hei, Enno. Salam kenal juga!

    ReplyDelete
  15. Anonymous4:00 PM

    wah bagus tuh infonya

    ReplyDelete
  16. lha, tapikannanti pejalan kaki banyak yang nabrak pohon gara2 lampu padam!

    (berusaha melawan arus :p)

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba