03 November 2008



Di rumah saya terdapat sebuah perusahaan kecil-kecilan. Otomatis banyak orang berlalu lalang dan banyak pegawai disini. Kebanyakan pegawai berjenis kelamin laki-laki, hanya tiga orang yang perempuan.

Ibu saya suka masak untuk memberi makan para pegawai. Semula makanan disimpan di rumah utama sehingga mereka makan di ruang keluarga. Karena mereka lalai dalam hal mencuci piring, ibu memutuskan untuk menyuruh mereka membawa makanannya dan makan di halaman belakang (tempat mereka bekerja) - di dekat kandang anjing (ok, saya bohong. Disini tidak ada anjing maupun kandang anjing. Kami masih manusiawi, kok).

Setelah saya perhatikan, yang memindahkan makanan dari rumah utama ke halaman belakang ya para perempuan. Laki-laki ngaso di belakang, menunggu datangnya makanan. Seperti barusan, ketika salah satu pegawai membawa rice cooker, saya sengaja bernyanyi, "Wanita dijajah pria sejak dulu. Dijadikan perhiasan sangkar madu ..."

Ia hanya tersenyum miris kemudian berkata, "Pas benar soundtrack-nya."

Saya terkekeh kemudian melanjutkan makan di ruang keluarga.

10 comments

Hehehehe ...

REPLY

ga kebayang aja Nia km nyanyi kaya gmn....kqkqkqkqk

REPLY

@tobucil: ow.. selamat datang di mari, Tobucil.

@agee: Jangan dibayangkan, tetapi tolong didengarkan.

REPLY

wanita dijajah pria?

yg pasti bukan gue. hehehe....

REPLY

ga skalian ikut ngebantuin nyuci Ni? hehe kidding.. btw ini OL live dari RL loh hehe.. cape jg kerjanya. nyari duit emang susah yah??!!

REPLY

Aduh... sombongnya eh senangnya dirimu sudah kerja, Beg. Wkwkwkww. Pegawai baru boleh ya nebeng online? :D

REPLY

oh ya jangan ketauan lagh heuheuheu... boleh ko asal gawenya becus hihi. btw ko qt blon ketemu ya Ni? hehe..

REPLY

Iya.

Sayang sekali, Sabtu ntar diragukan apakah nia akan datang atau tidak untuk writer's club :(

REPLY

didekat kandang anjing HUAHAHAHAHA

REPLY

Sepertinya ada yang menemukan kesenangan disini :)

REPLY

Kabut, Teh Melati, Susu Cokelat, dan Bimasakti. 2017 Copyright. All rights reserved.

Dilarang menyalin dan menggunakan konten website ini tanpa seizin penulis.

Designed by Blogger