Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

Revolusi Besar Di Dunia Yang Kecil Dan Sederhana

Saya mendapatkan sebuah pinjaman buku dari teman yang saya impulsif namun saya sayangi, Andika, disaat yang sangat tepat. Ia datang ke rumah dengan sebuah buku berwarna hijau dengan design cover yang sederhana. Buku itu berjudul Revolusi Iran: Dongeng Seorang Anak karya Marjane Satrapi.

Ini adalah buku komik sederhana yang bercerita tentang revolusi Islam di Iran dari sudut pandang seorang anak kecil. Bahasa yang digunakan sangat ringan, menggelitik, namun tetap tidak menghilangkan nilai historisnya. Satrapi, seorang anak yang menyaksikan munculnya ekstrimis-ekstrimis di Iran yang ditandai dengan jilbab panjang pada perempuan dan jenggot kelewat tebal pada laki-laki. Disini diceritakan keluarga Satrapi yang modern namun religius sebagai golongan yang menolak revolusi Islam.

Membaca buku ini sangat pas dengan pertentangan Israel dengan Hamas di Jalur Gaza yang sedang hangat-hangatnya. Bagi saya, Satrapi seolah-olah menggambarkan keadaan anak-anak di Palestina sekarang yang tumbuh dan berkembang di daerah konflik. Selain kehilangan kesempatan bermain, anak-anak akan mudah belajar tentang keadaan politik atau revolusi sekalipun mereka tidak tahu maknanya karena hasil membeo dari orang tua. Sulit membayangkan mereka yang seharusnya bersekolah malah harus bernaung di bawah rasa takut, dendam, dan ancaman.

Mungkin banyak orang di Palestina yang tidak seberuntung Satrapi dimana Satrapi memiliki orang tua yang berprofesi sebagai aktivis sehingga dapat membaca keadaan politik pada saat itu. Namun bagaimana dengan orang tua sipil yang tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya karena boro-boro mikirin masalah politik jika makan saja susah?

Saya sangat menyukai buku ini karena sangat inspiratif dan intuitif tanpa bahasa-bahasa yang melankolis, berlebihan, atau kelewat serius. Walaupun berupa komik, buku ini pantas dibaca oleh semua umur.

Foto dan resensi lainnya klik disini
Cara menulis resensi ada di website Reading Lights Writer's Circle edisi minggu depan.

Comments

  1. Anonymous8:29 AM

    buku dengan topik "lingkaran setan gaza"?

    hmmm...

    ReplyDelete
  2. patut dipertimbangkan untuk bacaan waktu liburan sebentar lagi... siippp...!

    ReplyDelete
  3. beg ngerekomendasiin The Boy in the Striped Pyjamas. yg ini sih novel, tapi sama-sama ditulis dari perspektif anak kecil juga. settingnya pas perang dunia kedua.

    ReplyDelete
  4. Anonymous9:58 PM

    kayaknya buku2 gini gi banyak yah nia. kmren juga liat buku yang ditulis anak kecil bosnia pas perang di sana di gramed

    ReplyDelete
  5. Oh ya? Judulnya apa, Win? Mungkin salah satu buku lainnya adalah The Diary of Anna Frank.

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba