Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

Pemerintahan

Satu minggu yang lalu, saya menghadiri sebuah seminar dan workshop nasional (yang diadakan di hari Sabtu dan Minggu) di gedung departemen pendidikan yang ada di Jalan Sudirman. Acaranya dan biayanya besar sekali dan dihadiri orang-orang besar lainnya: menteri dan beberapa pejabat, karena acara ini terkait dengan peresmian sebuah asosiasi.

Menteri yang diundang (selain menteri lain yang datang) malah tidak datang padahal dia tokoh utama dari acara ini. Dia diwakili oleh sekertaris jendralnya yang menjadi pemateri juga. Ah, penasaran juga nih melihat isi materi jika dilihat dari perspektif orang dari pemerintahan--pikir saya.

Beberapa lama setelah ia berbicara, saya tidak heran kenapa jika diadakan rapat-rapat begitu pesertanya seringkali tertidur. Membosankan sekali. Atau mungkin saya tidak minat dengan hal-hal yang berbau birokrasi dengan dibalut bahasa-bahasa dewa nan ambigu dan abstrak? Ingin tahu contoh bahasanya apa? Coba kau tilik itu Pancasila, pelajaran kewarganegaraan, atau mukadimah dari segala sesuatu. Bahasa-bahasanya begitu panjang, terurai, dan tidak praktis!

Atau mungkin karena cakrawala pengetahuan saya masih sempit sehingga belum bisa mengambil makna dari bahasa dewa?

Btw, ini oleh-olehnya. Keabsurdan dan keambiguan mungkin bisa menciptakan hal-hal sedemikian hebatnya. Eh, atau ini dibuat oleh orang-orang praktis?

Comments

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba