Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

Arogansi Para Anti-Mainstream

Banyak teman-teman saya yang anti-mainstream. Mereka menyukai dan melakukan hal-hal yang tidak disukai mainstream. Mereka tidak akan mendengarkan musik mainstream, nonton film mainstream, bergaya yang tidak mainstream, cara berpikir yang melawan mainstream, dan lainnya. Mereka tidak akan menikmati beberapa produk industri sangat besar dan tidak akan memakai celana pensil warna-warni atau legging, dan lainnya.

Agaknya menjadi anti-mainstream bisa dibagi menjadi dua kelompok: 1) Mereka punya selera unik yang tidak sesuai dengan orang kebanyakan atau, 2) Eksklusivitas agar terlihat berbeda dan keren.

Untuk kelompok pertama, saya pikir tidak ada masalah karena selera adalah hak asasi manusia. Namun untuk kelompok dua, ada tendensi negatif dari orang-orang anti-mainstream terhadap orang-orang mainstream. Percayalah bahwa teman-teman saya pun banyak yang--menurut saya--berada di kelompok dua.

Saat Twilight atau Beiber ramai dibicarakan orang, para kaum anti-mainstream kelompok dua pun juga ramai membicarakan orang. Twilight dibilang kisah percintaan yang cheesy dan menertawakan jika ada yang menontonnya. Twilight punya target market sendiri. Jika mereka bukan target marketnya, ya tidak usah menjelek-jelekkan.

Kembali ke masalah selera bahwa itu adalah hak setiap orang, maka menjadi mainstream juga hak setiap orang. Untuk menjadikan diri berbeda dari kebanyakan, tidak perlu menjadi orang yang pandai mencela, 'kan?

Tidak apalah jika temanmu mendengarkan musik melayu yang mendayu-dayu. Kau tidak perlu menghabiskan energi. Sumpal saja kedua kupingmu dan sibukkan diri sendiri.

Comments

  1. Tenang, Ni, tenang, ayo minum air putih dulu ...

    ReplyDelete
  2. Iya nih, De.. esmosi jiwa..

    ReplyDelete
  3. yuk minum air putiih...

    ReplyDelete
  4. haha kalo minstream punya hak untuk tidak dijelek-jelekkan, berarti anti-mainstream juga punya hak dong untuk tidak dikritik oleh mbak yang memandang diri sebagai pihak subjektif (netral), nahlooo sekarang bingung kan.. hehe

    ReplyDelete
  5. Nia Janiar3:41 PM

    Netral mah objektif mungkin? :)

    ReplyDelete
  6. iya salah tulis tuh haha

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba