Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

Perempuan Seperti Saya

Memangnya saya seperti apa? Saya juga tidak tahu. Tapi teman-teman saya punya pendapat tersendiri tentang saya. Dari perilaku, sifat, dan tampilan fisik--mereka ragu kalau saya bisa melakukan tugas domestik. Mungkin saya semacam tidak memiliki potongan calon ibu rumah tangga.

Misalnya saat saya bilang mau menyetrika, teman saya komentar, "Suka ngelakuin juga?" Atau misalnya teman kantor yang kaget ketika saya mengaku saya bisa masak, teman main yang kaget saya bisa membuat kue, dan lainnya. Memangnya dalam situasi kantor atau permainan, saya harus membicarakan saya bisa masak atau bisa melakukan pekerjaan domestik seperti, "Haaai. Aku bisa masak lhoo"? Agaknya saya tidak perlu memakai 'celemek' kemana-mana.

Saya tidak tersinggung. Justru lucu saja. Perlukah saya beri tahu ke semua teman bahwa saya sangat diajarkan untuk bisa melakukan kegiatan domestik? Di rumah saya memang ada tiga orang pembantu, namun ketika mereka libur seperti menjelang lebaran, semua orang di rumah--tanpa melihat jenis kelamin--harus bangun pagi untuk melakukan pekerjaan domestik seperti memasak, mencuci pakaian dan piring, menyapu, mengepel, dan lainnya. Kami mencuci piring kami sendiri.

(Jadi tidak usah kaget jika saya datang ke rumah teman yang tidak ada pembantu lalu saya inisiatif mencuci piring saya sendiri.)

Perlukah saya beri tahu bahwa setiap menjelang lebaran saya selalu membuat kue kering sendiri atau bisa membuat kue basah seperti brownies sendiri?

Perlukah saya beri tahu bahwa kami juga menguras kamar mandi setiap minggu?

Apakah tangan harus kasar dan kaki harus pecah-pecah untuk menunjukkan bahwa seorang perempuan itu melakukan pekerjaan domestik?

Bagi saya hal-hal di atas itu tidak penting dibicarakan. Namun sekarang saya sudah memberi tahu. Saya bisa melakukan tugas domestik. Saya bisa masak. Ya--kecuali jika kau menginginkan masakan kelas hotel bintang lima.

Comments

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba