Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

adult angst on Twitter.


Keberadaan Twitter yang memfasilitasi orang berkicau atau meracau sekenanya tentu disambut dengan baik sehingga orang-orang mulai meninggalkan Facebook. Di media sosial yang berlogo burung ini, orang-orang menumpahkan segala opini (Orang-orang yang merasa berkompetensi, mereka akan membikin kultwit--semacam serial twitter mengenai satu topik), laporan aktivitas, refleksi perasaan, bahkan hingga doa. Saking ingin membuncahkan isi pikiran dan perasaan, twit seseorang bisa mencapai puluhan ribu (termasuk saya).

Ada yang bilang bahwa orang tidak bisa melakukan judgment dari apa yang terlihat di sosial media, karena mungkin ada beberapa twit yang tidak benar alias pencitraan. Namun bukankah orang-orang yang terus melakukan pencitraan (pembentukan citra diri positif atau negatif di hadapan orang lain) itu menandakan sesuatu? Mungkin ingin menutupi diri yang edan membosankannya sehingga ingin menjadi orang lain?

Abaikan kalimat terakhir.

Kalau sering ngetwit lalu apa yang ditwit itu menarik, ya bolehlah. Tapi kalau suka menceramahi, mellow total, merasa diri paling benar, duh ... gatal ingin saya garuk! Ini adalah beberapa contoh tipe orang (berdasarkan apa yang mereka twit) yang pantas di-mute (jika unfollow terlalu kejam) karena teman sendiri:

1. Tipe mellow
Saban kali twitnya mengenai percintaan tapi sama sekali tidak pernah mention nama orangnya--semacam jatuh cinta atau patah hati pada hantu. Mungkin dia tidak punya pacar namun hasrat mencintai dan dicintai keburu besar di hatinya. Atau mungkin punya gebetan tapi dia tidak berani mention. Atau juga jadi selingkuhan orang.

2. Tipe penceramah
Sayangnya dia bukan ustad atau ustadzah yang memiliki pendalaman ilmu terhadap agama. Dan memang bukan tentang agama, tapi semacam memberi garis keras harus melakukan dan melarang ini dan itu. Karena teman-teman saya banyaknya masih muda, maka muncullah tren "jiwa tua" ini.

3. Tipe pencitraan
Semacam sering koar-koar tentang pentingnya lingkungan hijau. Tapi sendirinya naik motor dan sering pakai tas plastik buat belanjaan.

4. Tipe selebtwit
Biasanya yang kayak gini hanya "RT with comment" akun-akun yang memiliki banyak followers (seleb di Twitter, lantas menjadi selebtwit). Mungkin ingin menunjukkan kalau mereka kenal sama mereka. Kalau ke temannya sendiri tanpa RT atau via DM.

5. Tipe RT abuser
Adalah orang yang dia "RT with comment" semuaaaa balasan yang sampai ke Twitternya. Kita dipaksa membaca percakapan dia dan teman-temannya.

Ya, kira-kira begitu. Maaf jika kurang berkenan. Tapi itulah namanya individu yang unik dan begitu berbeda. Kini saya hanya enggan kompromi saja.

Comments

  1. Kalo isinya garing-garing semua dan ngetweet-nya random bgt, tipe apa, Ni? Gue ngerasa kaga ada yang terlalu ngirip gue di definisi itu hehehe ...

    ReplyDelete
  2. Haha, itu belum gue bikin klasifikasinya, De.. tapi yang jelas tidak masuk kategori yang pantas di-mute, tapi pantas retweet. :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba