Saya Mengikuti Tutorial Macrame dan Ini Hasilnya

Image
Dari dulu, saya suka dengan dekorasi atau desain interior bohemian. Salah satu dekorasi yang saya suka adalah macrame . Ada pembuat macrame wall hanging  yang karyanya saya suka sekali, yaitu Sarae Macrame. Tapi kayaknya mahal, bisa di atas Rp500 ribu. Jadinya saya memutuskan untuk bikin sendiri saja. Foto diambil dari Instagram Sarae Macrame. Ketertarikan saya terhadap macrame membuat teman saya, mba Ririe, memberikan satu gulung tali katun macrame . Setelah lama terbengkalai, karena enggak tahu mau belajar ke mana, akhirnya mba Ririe menawarkan untuk ikut pelatihan macrame yang ia buat, yaitu bikin cover oil difuser . Setelah ikutan, saya jadi tahu teknik dasarnya. Nah, semenjak itulah saya mulai eksplorasi macrame wall hanging tutorial di YouTube. Macrame layered wall hanging Bentuk segitiga kebalik ini kayaknya bentuk macrame paling dasar. Saya mengikuti macrame tutorial di Let Be . Di sini jelas sekali panjang tali yang digunakan, tebal talinya, dan dia pun menjelaskan dengan enak

Kamar

Ruangan sebesar 3.5 x 3.5 meter itu cukuplah jadi rumah saya, tempat paling personal dan paling inti dalam diri. Yang lain bisa dijajah, diduduki, dan dikuasai, tapi tolong tinggalkan satu ruangan kecil agar diri bisa sebebas-bebasnya berekspresi--terutama untuk hal yang paling malas, menjijikan, dan memalukan jika dilihat orang lain. Tempat di mana diri bisa berkubang hingga bau, tinggal dengan nyaman di atas pecahan kapal, dan ... ambil jeda dari dunia.

Kamar saya bukan mushola, tempat transit, juga bukan tempat penitipan barang. Dia juga bukan ruang tamu di mana semua tamu bisa masuk dan mengobrol, dia juga bukan klien psikolog yang bisa diobservasi tiap detilnya, apalagi dia bukan pacar yang bisa kamu pegang-pegang. Kamu boleh masuk jika diundang.

Juga kasur itu. Kasur itu bukan pelacur yang bisa kamu tiduri sembarangan. Jamban itu bukan toilet umum yang kamu kencingi lalu keluar dengan cap terima kasih. Apalagi secara keseluruhan, ruangan ini bukan manusia untuk kamu kritik masalah berantakan atau tidak, masalah barang-barang apa yang harus ada di sisi kanan atau kiri, masalah sesak atau lapang. Kamu tidak tinggal di sini. Tutup mulut. Silakan keluar.

Satu orang sudah cukup banyak.

Comments

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba