Saya Mengikuti Tutorial Macrame dan Ini Hasilnya

Image
Dari dulu, saya suka dengan dekorasi atau desain interior bohemian. Salah satu dekorasi yang saya suka adalah macrame . Ada pembuat macrame wall hanging  yang karyanya saya suka sekali, yaitu Sarae Macrame. Tapi kayaknya mahal, bisa di atas Rp500 ribu. Jadinya saya memutuskan untuk bikin sendiri saja. Foto diambil dari Instagram Sarae Macrame. Ketertarikan saya terhadap macrame membuat teman saya, mba Ririe, memberikan satu gulung tali katun macrame . Setelah lama terbengkalai, karena enggak tahu mau belajar ke mana, akhirnya mba Ririe menawarkan untuk ikut pelatihan macrame yang ia buat, yaitu bikin cover oil difuser . Setelah ikutan, saya jadi tahu teknik dasarnya. Nah, semenjak itulah saya mulai eksplorasi macrame wall hanging tutorial di YouTube. Macrame layered wall hanging Bentuk segitiga kebalik ini kayaknya bentuk macrame paling dasar. Saya mengikuti macrame tutorial di Let Be . Di sini jelas sekali panjang tali yang digunakan, tebal talinya, dan dia pun menjelaskan dengan enak

Ragu


Ragu mengetuk pintu. Berbondong-bondong ia masuk ke lorong pikiran, memenuhi ruang kosong yang penuh tanda tanya. Dengan tidak sabarnya ia menggedor logika, membangunkan yang selama ini tidur bersama Perasaan. Lalu ia meneriakkan sebuah kalimat yang hingga kini terus bergaung, "Lihat dirinya! Lihat perilakunya! Apa alasanmu untuk tetap tinggal?"

Keraguan diizinkan; bahkan meskipun yang percaya lebih berbahagia--Ayu Utami berbisik di telinga kananku.

"A.. ada alasannya..." Aku tergugup menjawab dengan tidak yakin. Semakin aku tergugup, Ragu semakin mendesak. Aku berusaha tidak mendengarnya, tapi ia begitu bertekad dengan suaranya yang lama-lama memekakkan. "Beri aku waktu. Beri ia waktu!" ujarku agak panik. Sementara Ragu melotot, sambil mengetukkan jari ke jam tangannya.

Ragu, kumohon, jangan terburu-buru.

Comments

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba