Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

Datang dan Pergi

Akhir bulan Agustus kemarin, saya dan teman-teman kantor karaoke bersama sebagai bentuk perpisahan salah seorang dari kami, Ganis, yang memutuskan keluar dari kantor. Beberapa bulan sebelumnya, kami karaoke bersama untuk melepas Gita. Juga beberapa bulan sebelumnya lagi, kami melepas teman dari divisi lain.. masih dengan karaoke. Dan tidak jauh dari hari ini, kami kehilangan satu orang dalam tim yaitu supir setia divisi yang kini dimutasi ke bagian lain.

Di kantor, ada seorang perempuan bernama Nurul yang masa kerjanya cukup lama yaitu tiga tahun. Saya yang masih hitungan bulanan saja sudah berpisah dengan banyak orang, apalagi dia. Maka, suatu hari saya bertanya apa rasanya harus berpisah dengan banyak orang, ia hanya menjawab, "Oleh karena itu gue memutuskan untuk tidak terlalu dekat dengan teman." Hmm.

Tadi siang saya pindah meja kerja ke tempatnya Ganis. Saya memindahkan folder beserta isi dan meminta bantuan IT untuk memindahkan komputernya ke tempat lain. Malamnya, saya memindahkan barang-barang di kamar kostan ke kamar lain karena pemilik sebelumnya keluar dari kantornya. Di bekas kamarnya ini tertinggal personalisasinya seperti pakaian, dus sepatu, hingga pewangi ruangan. Baru sekejap saja saya mengenali orang ini, kini dia sudah pergi lagi.

Saya selalu gugup saat menjumpai perpisahan. Saat kelas 1 SMA, saya cemas setengah mati di hari terakhir ulangan umum karena saya harus berpisah dengan kakak kelas yang saya sukai. Kegugupan masih terasa saat akan berpisah dengan Gita. Namun saya melihat teman-teman kantor yang tidak lebay dalam melepas, tidak ada jerit tangis (sebagaimana kantor saya di Bandung dulu), salaman, pelukan sedikit, ya sudah. Hidup terus berjalan. Efek buruknya, ketika baru kenal dengan seseorang dan tahu akan terjalin hubungan, saya jadi memikirkan: kapan kami akan berpisah?

Saya pikir ada pelajaran yang bisa diambil. People come, people go. And I think, all we have to do is get used to it. :)

Comments

  1. sengaja blog-walking nih, hehe

    simpel, tapi benar... keren teteh... :D

    ReplyDelete
  2. never been so easy to say good bye.
    hmm

    ReplyDelete
  3. Hayo loh Mba Iiinn.. hehee

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba