Ampuh! Ini Dia Skincare Penghilang Bekas Jerawat

Image
Setiap orang pasti pernah berjerawat. Jerawat adalah hal yang normal terjadi pada kulit kita. Meski hanya muncul satu atau dua biji, jika diperlakukan tidak baik seperti dipencet, maka akan meninggalkan noda atau bekas luka. Nah, ini dia yang susah dihilangkan. Makanya skincare penghilang bekas jerawat banyak dicari. 



Temen-temen yang sering ketemu saya pasti tahu bahwa saya punya muka dengan bekas jerawat yang parah. Selain scar atau bopeng, banyak noda hitamnya. Beberapa bulan ini, saya rajin berburu skincare yang bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Saya coba layer retinol, vitamin C, dan niacinamide, tapi ternyata hasilnya kurang maksimal. Selain itu juga jadi mahal karena produk yang dipakai banyak.
Akhirnya saya menemukan sebuah produk skincare lokal yang ampuh mengurangi bekas jerawat. Hanya dengan satu produk ini, saya bisa dapat hasil yang memuaskan. Produk itu adalah ... rosehip oil!
Apa itu rosehip oil? Rosehip oil itu adalah minyak yang berasal dari ekstraksi bunga mawar l…

The Missing Joy

Sudah hampir tiga minggu lamanya Joy menghilang. Bagi yang belum tahu, Joy itu anjing milik pacar saya, Anto. Badan Joy tidak terlalu tinggi, bahkan panjang, dan cenderung bohay. Bulunya hitam dan putih, panjang, dan kadang kusut karena Anto suka malas menyisir. Saya pernah membelikan sisir dan gunting karena bulu Joy mulai gimbal di beberapa tempat.

Joy adalah anjing baik, hanya menggongong pada orang yang tidak ia kenal dan menggonggong pada dirinya sendiri saat berkaca. Ia seringkali riweuh dan over excited dengan melompat dan menjilat kalau Anto datang. Joy juga suka ngaso, tiduran dari atas lantai dengan kedua kaki yang terlentang--sehingga ia menyerupai keset. Keset yang lucu.



Di balik perannya sebagai hewan peliharaan, ia berperan sebagai The Escape Artist. Keset hidup ini suka membuka pintu gerbang rumah, membobol kandang, dan--terakhir--ia membobol sekat rumah. Biasanya Joy jalan-jalan sendirian ke luar dan balik lagi ke rumah. Tapi kali ini tidak. Joy tidak pulang.

Joy adalah anjing yang diberi makan sejak ia kecil. Seharusnya ia pulang jika ia merasa lapar. Tapi ia tidak kunjung pulang. Kalau pulang ke rumah, Anto selalu mengecek makanan yang ditaruh di atas wadah. Tapi banyaknya makanan itu selalu sama karena tidak ada yang makan. Joy, kamu tidak lapar?

Yang membuat saya khawatir adalah Indonesia, negara yang penduduknya mayoritas muslim ini, adalah negara yang tidak ramah pada anjing. Karena najis adalah hal yang harus dihindari, maka anjing pun demikian. Cara menghindari bisa saja bermacam-macam, seperti memukul, menyiram, menendang, melempar, atau menelantarkan. Padahal apa yang salah dari hewan lucu, baik, dan berbulu ini? Kalau kena hidung atau liurnya 'kan tinggal dicuci pakai tanah. Di balik anti anjing, ada sebuah ironi kecintaan pada anjing. Beberapa suku di Indonesia gemar sekali mengkonsumsi daging anjing. Tapi mudah-mudahan tidak ada di Sumedang karena kota kecil ini mayoritas penduduknya tidak makan daging anjing.

Saya berharap sekali Joy baik-baik di luar sana. Tidak apa-apa diambil orang, asal orang itu jauh lebih sayang Joy dibandingkan Anto. Semoga Joy terawat, tidak kesakitan, dan tidak kelaparan. Dan seperti namanya, semoga Joy selalu berbahagia di manapun ia berada.

Joy, kalau sudah bosan di luar, pulang ya. Kami selalu menunggumu ...

Comments

Popular posts from this blog

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Pasang IUD di Puskesmas

Berkenalan dengan Disentri dan Amuba