COSRX One Step Pimple Clear Pad | Is It Worth The Hype?

Enggak hanya sinetron atau lagu, Korea sepertinya lagi gencar-gencarnya menularkan budaya perkosmetikan di seluruh dunia. Para YouTuber di Amerika juga terlihat penasaran dan mulai pakai skin care dari Korea. Begitu juga di Indonesia. Innisfree, salah satu brand skin care Korea, laris manis ketika membuka tokonya di Senayan City atau Central Park. Orang-orang kini mau pakai masker dari Korea, anti-ageing dari Korea, pelembab dari Korea.. sambil berharap mungkin kulitnya akan sebening orang-orang Korea. Entah Korea Utara atau Korea Selatan yang mereka maksud.

Perkenalan saya pada produk Korea baru setahun belakangan yaitu ketika teman menawarkan jika saya mau nitip Innisfree Jeju Volcanic Pore Clay Mask. Ah, saya pikir enggak ada salahnya mencoba. Mulanya saya tertarik bukan karena ini produk Korea, tetapi karena memang sejak awal saya suka maskeran--dari produk masker Indonesia yang ada di pasaran, masker natural, hingga saripohaci--dan kata volcanic terdengar maskulin dan powerful bisa membuat kulit saya kinclong! Wkwk.

Kemudian ada teman kantor yang sering menyebut brand skin care COSRX. Wah, apa pula itu. Karena saya tidak tertarik pada produk Korea, jadinya saya malas mencari juga. Sampai akhirnya saya dikasih produk COSRX secara gratis oleh teman saya. Produk yang saya terima adalah COSRX One Step Pimple Clear Pad.




Kalau dilihat di internet, COSRX One Step Pimple Clear Pad disebut-sebut sebagai holy grail-nya para beauty guru dan make up enthusiast. Produk ini berisi 70 kapas basah yang memiliki kandungan yang efektif mengatasi jerawat, membersihkan pori-pori dari kotoran dan minyak, sampai membersihkan sel kulit mati. Wah, masalah kulit gue banget dong ya!

Jadi, setelah saya membersihkan wajah saya pakai milk cleanser dan facial wash, saya sapukan COSRX One Step Pimple Clear Pad ini ke wajah. Jadi kapas ini punya dua sisi. Sisi pertama memiliki tekstur dan sisi kedua tanpa tekstur. Mulanya saya sapukan sisi kapas yang memiliki tekstur ke seluruh muka. Eh iya bener lho, walau sudah dua kali bersihin muka, sisa bedaknya masih ada! Dan setelahnya, saya balik kapas tersebut ke sisi kedua dan disapukan lagi ke seluruh muka.

Produk ini memiliki wangi yang segar yaitu wangi lemon. Bagi saya yang sedang sensitif terhadap bebauan, wangi ini tidak ganggu. Malah belakangan ini saya tidak memakai serum dan acne oil yang memiliki wangi bunga karena bikin mual. Syukurlah, jadi saya bisa pakai produk ini terus.

Keesokan harinya, jerawat saya pada berkurang. Jerawat yang besar juga jadi kempis. Waw! Cuman karena enggak konsisten, jerawatnya datang lagi. Ah, sekarang mau coba konsisten lagi.

Walaupun menurut saya harganya agak mahal sekitar Rp225 ribu, tapi skin care ini hitungannya menengah karena harganya tidak di atas sana seperti SK II, Laneige, Drunk Elephat, atau Sunday Riley. Maak, kalau gue pakai produk-produk itu pasti kinclong abis deh.

Saya masih tertarik mencari produk-produk skin care Indonesia yang menurut saya lebih tahu kulit di iklim tropis seperti kita. Saya sih tertarik mau berpetualang menggunakan produk-produknya BIOKOS dari Martha Tilaar. Semoga menemukan produk yang tepat.

Comments

Popular posts from this blog

Hi, Mucocele

Prenatal Yoga atau Senam Hamil?

Pasang IUD di Puskesmas