Posts

Showing posts from December, 2017

Aromaterapi Untuk Melegakan Nafas? Bisa!

Image
Belakangan ini cuaca engga menentu. Kadang panas banget, kadang hujan angin. Selama kehamilan, kayaknya ada tiga periode flu yang menyerang teman-teman kantor. Yang pertama, saya masih tahan dan tidak ketularan. Yang kedua, mulai kerasa sakit tenggorokan sedikit tapi langsung saya gempur makan sehat sama banyak makan buah, jadinya enggak sampai flu. Nah, yang ketiga, baru deh tubuh saya enggak tahan dan akhirnya batuk pilek juga. Walaupun, syukurnya, tidak parah seperti teman saya yang juga sedang hamil.

Ternyata bener deh. Sakit flu saat hamil itu ribet banget. Udah mah nafas kita mulai sesek karena bawaan body, ditambah lagi hidung mampet dan badan engga enak. Apalagi ibu hamil enggak boleh makan obat. Kalau pun dikasih resep sama dokter, saya enggak mau makan obat deh. Takut ada efek sampingnya sama bayi. Terus saya keingetan amunisinya temen-temen saya dalam menangkal flu yaitu pakai aromaterapi dari Botanina.
Ini bukan postingan sponsor atau iklan lho ya. Murni pengalaman pribadi…

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Film di bioskop sedang rame-ramenya. Ada Murder on the Orient Express yang diangkat dari novelis favorit saya yaitu Agatha Christie, ada The Disaster Artist buatan James Franco yang terkenal humor garing gimana gitu, ada Coco yang katanya bikin mata sembab karena ceritanya menyentuh, dan ada Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak yang ditayangkan di berbagai festival kelas dunia.

Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk menonton Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak. Alasannya adalah kami percaya ini film bagus, suami juga jatuh cinta dengan soundtrack-nya yaitu Zeke Khaseli dan Cholil, dan biasanya film Indonesia akan susah dicari jika sudah turun dari bioskop. Berbeda dengan film Hollywood yang bisa dicari di.. ehm.. streaming website. ;)


Saya mau cerita secara singkat sinopsisnya. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak berkisah tentang janda muda yang terlilit hutang dan ia harus menyerahkan tubuhnya sebagai bayarannya. Enam orang pria mendatangi rumahnya dan memutuskan untuk memperk…