Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2018

Perlengkapan yang Diperlukan Untuk Newborn

Setelah drama rewel selama lima hari karena Elora harus stop ASI untuk sementara dan dikasih sufor karena breastmilk jaundice, hari ini Elora balik lagi minum ASI. Ia lebih tenang dan tidur siangnya lebih lama, jadi saya bisa update blog. Kalau sebelumnya ia minta digedong terus. Kalau tidur dan ditaruh ke tempat tidur malah bangun dan nangis. Sekalinya tidur, cuman satu jam. Mungkin karena dia biasa merasa aman dan nyaman kalau dipeluk sambil mimik susu langsung sama puting.

Anyway, di sela drama tersebut, saya jadi kepikiran barang-barang yang diperlukan saya selama 1,5 bulan ini. Inspirasi ini muncul karena saya berkutat dengan botol susu, sterilizer, dan pompa ASI di lima hari kemarin. Saya jadi kepikiran perlengkapan lainnya yang harus dimiliki oleh ibu baru untuk menyambut newborn. Setiap ibu kebutuhannya berbeda. Nah, kalau ini kebutuhan saya nih:

1. Pakaian
- Baju 3-4 buah. Saya paling suka jumpsuit pendek karena bajunya enggak akan naik kalau tidur.
- Bedong 3 buah
- Selimut b…

Empat Minggu Menjadi Ibu; Berjalan di Jalanan yang Sepi

Enggak ada yang bilang kalau menjadi ibu baru yang mengurus bayi lahir itu seperti berjalan di jalanan yang sepi. Perubahan rutinitas yang drastis--dari seorang perempuan bekerja yang mandiri dan bebas pergi ke mana saja, kini menjadi seorang perempuan yang digantungi oleh seseorang selama 24/7 dan tidak bebas berpergian. Setidaknya itu yang terjadi pada saya.

Kebanyakan orang bercerita tentang senangnya menjadi ibu baru dan drama begadang. Tapi enggak ada yang bilang tentang perasaan terisolasi ini.

Pertama kali Elora ada di rumah, saat itu masih ada suami, semuanya terasa baik-baik saja. Tapi saat suami harus ke luar kota, di situ saya merasakan perubahannya. Saya banyak berdiam di kamar karena saya menyusui Elora di kamar dan ia tidak bisa ditinggal lama saat tidur karena takut mukanya tertutup selimut. Bahkan teteh saya bertanya panik, "Si kecil di kamar sama siapa??" waktu melihat saya pulang beli makan dari restoran yang jaraknya hanya beda satu rumah. Atau kalau saya