Posts

Showing posts from June, 2019

Saya Mengikuti Tutorial Macrame dan Ini Hasilnya

Image
Dari dulu, saya suka dengan dekorasi atau desain interior bohemian. Salah satu dekorasi yang saya suka adalah macrame . Ada pembuat macrame wall hanging  yang karyanya saya suka sekali, yaitu Sarae Macrame. Tapi kayaknya mahal, bisa di atas Rp500 ribu. Jadinya saya memutuskan untuk bikin sendiri saja. Foto diambil dari Instagram Sarae Macrame. Ketertarikan saya terhadap macrame membuat teman saya, mba Ririe, memberikan satu gulung tali katun macrame . Setelah lama terbengkalai, karena enggak tahu mau belajar ke mana, akhirnya mba Ririe menawarkan untuk ikut pelatihan macrame yang ia buat, yaitu bikin cover oil difuser . Setelah ikutan, saya jadi tahu teknik dasarnya. Nah, semenjak itulah saya mulai eksplorasi macrame wall hanging tutorial di YouTube. Macrame layered wall hanging Bentuk segitiga kebalik ini kayaknya bentuk macrame paling dasar. Saya mengikuti macrame tutorial di Let Be . Di sini jelas sekali panjang tali yang digunakan, tebal talinya, dan dia pun menjelaskan dengan enak

Soejati, Saksi Sejarah Freemason di Bandung

Image
Apa yang muncul di benak kamu jika mendengar kata "Freemason" atau "Illuminati"? Pasti terbayang teori konspirasi yang menarik dan penuh intrik. Rasanya seperti menggali sebuah organisasi rahasia yang berpengaruh pada dunia, yang terkadang belum tentu benar. Akhir pekan lalu (16/6), saya bersama komunitas sejarah di Bandung, yaitu Komunitas Aleut , bertemu dengan Soejati. Beliau adalah eks sekretaris organisasi Freemason di Bandung kala itu. Hingga saat ini, ia masih menempati Hermes, atau rumah yang pernah jadi tempat berkumpul para anggota Freemason di Bandung. Ibu Soejati, ditemui di rumahnya di Jl. Aceh, Bandung. Foto dok. pribadi. Soejati sangat antusias menerima kedatangan kami yang mencapai 50 orang. Bahkan ia sempat menawari minum segala. Ia sempat menolak untuk duduk karena ia ingin ceritanya bisa didengar dengan baik oleh seluruh anggota Komunitas Aleut. Di usianya yang menginjak 91 tahun, kemampuan bicara dan mengingat Soejati sangat baik. Ia b

Review Ecowash & Ecostick, Tidak Perlu Beli Deterjen Selama 3 Tahun

Image
Bahas produk ramah lingkungan lagi yuk! Beberapa bulan lalu, saya pernah membahas menstrual cup yang bisa dipakai selama 10 tahun , sekarang kita bahas deterjen yang bisa dipakai selama 3 tahun yaitu Ecowash. Selain itu, saya mau bahas tentang Ecostick juga. Dok. Pribadi Kenali tentang Ecowash dan Ecostick Ecowash bentuknya mirip yaitu cangkang bundar berisi butiran mineral. Bentuknya yang mirip bola membuat Ecowash ini disebut eco-ball atau washing ball . Butiran-butiran keramik mineral di dalamnya itu alami hasil bumi, sifatnya seperti deterjen yaitu bisa mengubah pH air sehingga dapat membersihkan noda dan mencuci pakaian. Minyak dan kotoran jadi mudah terangkat. Nah, karena ini tidak berbusa, jadinya kita hanya perlu bilas sekali atau bahkan tidak dibilas sama sekali. Keren ya! Hemat listrik, air, hemat biaya, dan enggak bikin sungai berbusa. Sedangkan Ecostik itu penghilang spot noda. Bentuknya seperti balsam yang berbentuk stik. Biasanya Ecostick ini dijual satu pa