Posts

Showing posts from March, 2020

Saya Mengikuti Tutorial Macrame dan Ini Hasilnya

Image
Dari dulu, saya suka dengan dekorasi atau desain interior bohemian. Salah satu dekorasi yang saya suka adalah macrame . Ada pembuat macrame wall hanging  yang karyanya saya suka sekali, yaitu Sarae Macrame. Tapi kayaknya mahal, bisa di atas Rp500 ribu. Jadinya saya memutuskan untuk bikin sendiri saja. Foto diambil dari Instagram Sarae Macrame. Ketertarikan saya terhadap macrame membuat teman saya, mba Ririe, memberikan satu gulung tali katun macrame . Setelah lama terbengkalai, karena enggak tahu mau belajar ke mana, akhirnya mba Ririe menawarkan untuk ikut pelatihan macrame yang ia buat, yaitu bikin cover oil difuser . Setelah ikutan, saya jadi tahu teknik dasarnya. Nah, semenjak itulah saya mulai eksplorasi macrame wall hanging tutorial di YouTube. Macrame layered wall hanging Bentuk segitiga kebalik ini kayaknya bentuk macrame paling dasar. Saya mengikuti macrame tutorial di Let Be . Di sini jelas sekali panjang tali yang digunakan, tebal talinya, dan dia pun menjelaskan dengan enak

Tetap Waras di Tengah Wabah

Image
Ilustrasi Jcomp/Freepik Semakin hari, berita wabah enggak semakin baik. Ya, ada sih yang baik seperti datangnya bantuan-bantuan dari dalam negeri kayak perlengkapan medis. Beberapa pengusaha besar juga menyumbangkan dana yang miliaran buat melawan Covid-19. Sayangnya, berita buruk masih mendominasi. Penderita positif bertambah, pasien yang meninggal juga masih lebih banyak daripada yang sembuh, dan lainnya. Berita-berita buruk di media diperparah dengan pendapat-pendapat yang merasa paling benar di media sosial. Misalnya menyalahkan pemerintah, kasih teori ideal apa yang harus dilakukan pemerintah, merasa kasihan dengan petugas medis yang diusir dari kontrakan akibat mengurus pasien posifi, tetapi juga tetap nyinyir dengan pasien 01 dan 03 yang sembuh. Belum lagi digoreng secara politik seperti "kamu buzzer politik ya?" atau "pantesan Presiden bela Cina karena bantuannya dari sana" daaannn lainnya. Di media sosial, semua memiliki pendapat masing-masing da

Review Thrandual Hairtonic, Demi Atasi Rambut Rontok

Image
Kadang hidup ini enggak adil. Banyak temen-temen cowok yang kayaknya cuek urus rambut, tapi rambutnya hitam, sehat, enggak terbang-terbang, dan panjang. Salah satunya adalah suami saya yang memang secara genetik rambutnya paripurna. Dok. pribadi Salah satu public figure cowok yang rambutnya adalah Otong, vokalisnya Koil. Rambutnya tampak panjang, lebat, dan lurus. Mungkin karena tahu potensi rambut yang dimilikinya, Otong membuat Thrandual Hairtonic. Hair tonic yang mengandung 100% bahan alami ini diklaim memiliki banyak manfaat: 1. Mengurangi kerontokan 2. Membuat rambut terasa halus 3. Bisa dipakai sebagai parfum rambut 4. Menghilangkan dan menyembuhkan ketombe 5. Membuat rambut lebih kuat 6. Menyuburkan akar rambut 7. Mengurangi bertambahnya uban Saya mengikuti rambut ibu saya: tipis, sering rontok, kering, dan terbang-terbang. Jadi gampang sekali terlihat kusut. Udah gitu juga terlihat kusam. Jeleknya lagi, saya malas perawatan di salon. Jadi, saya memutuskan untuk

My Thoughts on Coronavirus

Image
Foto demi ilustrasi tulisan. Hehe. Saat ini dunia lagi berduka karena virus korona lagi mewabah. Wuhan, kota pertama kali virus ini muncul, sekarang sudah bangkit lagi karena penduduknya sudah pada meninggal dan sembuh. Saking banyaknya yang terinfeksi, virus udah enggak punya tubuh baru yang ditulari lagi. Kini giliran negara-negara lain yang sedang berjuang, seperti Italia dan Perancis yang melakukan lockdown karena banyaknya orang yang terinfeksi. Lalu bagaimana Indonesia? Phew. Negara ini terpontang-panting karena tidak ada persiapan mitigasi bencana non alam. Negara tidak di- lockdown karena pertimbangan ekonomi, tapi belum juga dilakukan test massal . Ditambah prosedur ke rumah sakit yang berbelit-belit, masyarakat diping-pong, dan rumah sakit enggak bisa muat banyak orang sehingga orang yang suspect harus pulang lagi ke rumah. Ini sih yang bikin saya takut, karena merasa pemerintah enggak bisa memberikan keamanan. Selain itu, lambatnya kerja pemerintah bikin virus ini c

Review Spray Usir Kucing

Image
Buat sebagian orang, kucing adalah binatang yang lucu. Miara kucing (atau kedatangan kucing liar) itu bisa mengesalkan kalau dia kencing, spraying , atau pup sembarangan. Nah, ini terjadi di rumah saya. Setelah browsing , ternyata cara mengusir kucing itu engga perlu kasar, tapi bisa pakai semprotan. Cuman apakah spray tersebut efektif untuk toilet training kucing? Saya mau kasih tahu pengalaman saya pakai Go Cat. Tulisan ini enggak disponsori Go Cat yaa! Dok. pribadi Apa kandungan yang ada di Go Cat? Go Cat ternyata buatan IPB. Di dalamnya ada cairan essential oil yang bikin kucing enggak berani ngedeketin. Ternyata ada dua jenis Go Cat, ada yang isinya essential oil dan ada yang isinya asam kayak kotoran harimau. Kayaknya saya beli yang essential oil . Aroma-aroma ini bertujuan supaya di kucing enggak berani ngedeketin karena ini bukan daerah teritorialnya. Terus klaimnya bisa tahan 24 jam dari minyak ini disemprotkan. Jadi semprotan ini harusnya enggak beracun ya. Jadi