Posts

Showing posts from May, 2020

Saya Mengikuti Tutorial Macrame dan Ini Hasilnya

Image
Dari dulu, saya suka dengan dekorasi atau desain interior bohemian. Salah satu dekorasi yang saya suka adalah macrame . Ada pembuat macrame wall hanging  yang karyanya saya suka sekali, yaitu Sarae Macrame. Tapi kayaknya mahal, bisa di atas Rp500 ribu. Jadinya saya memutuskan untuk bikin sendiri saja. Foto diambil dari Instagram Sarae Macrame. Ketertarikan saya terhadap macrame membuat teman saya, mba Ririe, memberikan satu gulung tali katun macrame . Setelah lama terbengkalai, karena enggak tahu mau belajar ke mana, akhirnya mba Ririe menawarkan untuk ikut pelatihan macrame yang ia buat, yaitu bikin cover oil difuser . Setelah ikutan, saya jadi tahu teknik dasarnya. Nah, semenjak itulah saya mulai eksplorasi macrame wall hanging tutorial di YouTube. Macrame layered wall hanging Bentuk segitiga kebalik ini kayaknya bentuk macrame paling dasar. Saya mengikuti macrame tutorial di Let Be . Di sini jelas sekali panjang tali yang digunakan, tebal talinya, dan dia pun menjelaskan dengan enak

Shampo Anti-rontok dan Hair Tonic yang Cocok

Image
Akhir-akhir ini saya senang beli produk skin care . Setelah dipikir-pikir, kok saya hanya memerhatikan kulit wajah, padahal kulit kepala juga banyak permasalahan? Rambut saya tipis, rontok, kering, dan kusam. Kemarin ini sempat coba Thrandual Hairtonic , tapi ternyata masih rontok juga. Produk hair tonic yang baru dicoba Rambut rontok memang normal. Katanya orang dewasa punya 10.000 hingga 15.000 helai rambut di kepala. Nah, sekitar 50-100 helai rambut akan meranggas setiap hari. Cuman yang bikin saya concern adalah, setiap keramas dan sisir rambut, rontoknya banyak bangeett! Memang enggak boleh sisir rambut saat basah karena rambut lebih rapuh. Tetapi karena buru-buru ke kantor, jadinya gitu deh. Hehe. *ngeles Kemudian saya mencoba Mylea Hair Tonic yang intensive dan shampo anti-rontok dari Miranda Sampo Kuda. Sebenernya beli merek Miranda ini enggak sengaja. Awalnya saya mau beli merek Mane 'n Tail, tapi karena depannya sama-sama gambar kuda, jadinya ketuker. Selain itu, saya bel

Review Votre Peau, For Skin's Sake, Elsheskin, Cetaphil, Hada Labo, dan Indoganic

Image
Kesukaan saya mencoba-coba skin care  lokal semakin menjadi-jadi saat WFH. Enggak usah berlama-lama lagi, saya mau mengulas produk-produk skin care lokal yang sudah lama dicoba atau yang baru dibeli beberapa minggu yang lalu. For Skin's Sake Dok. Pribadi Saya membeli hyaluronic acid karena waktu itu kulit lagi kering parah, terutama di daerah hidung. Saya pernah bangun tidur dengan keadaan kulit hidung yang mengelupas, padahal malamnya sudah pakai moisturizer Anti-Ox yang mengandung squaline dari The Bath Box. Karena tidak manjur, saya beli hyaluronic acid yang katanya melembabkan. FYI, hyaluronic acid berguna sebagai humectant atau pengumpul air pada kulit wajah. Jadi, kulit seperti diberi minum. Tampil lembab, segar, dan enggak kusam. Apakah bikin lembab di kulit saya? Lebih baik, tapi menurut saya tidak stand out . Kalau kata Susan Yara , kita sebenernya enggak perlu beli produk khusus  hyaluronic acid karena banyak produk skin care yang memiliki kandungan ini. Sebaiknya, inve