Madre (2011)

Madre. Aku lapar, aku ingin nasi. Tapi karena tidak ada nasi, lalu aku pergi ke sebuah warung yang sudah terkenal. Tidak ada lontong, hanya ada gado-gado yang menjadikan ini distraksi. Ah, tidak mengapa, mengganjal sedikit. Tapi tetap nanti aku akan makan nasi.

Gado-gadonya isinya banyak dan beragam. Ada sayur, ada telur, dan saus kacang. Tapi--bleerghh--aku enggak suka sayur kacangnya. Terlalu hambar. Sejujurnya sudah terlihat dari warna saus yang pucat. Juga rasanya terlalu bingung; kadar gula merah, bawang putih, dan cabainya tidak pas.

Kulihat lagi nama penjual gado-gadonya di spanduk yang menutupi warung. Tempat makan ini sudah terkenal sehingga banyak orang yang datang. Aku jauhkan sepiring gado-gado yang belum habis. Kubayar, lalu beranjak pergi, mencari nasi.

Biasanya aku enggak masalah dengan gado-gado. Sepertinya ini masalah selera.

Comments

  1. Wah. Cara mereview yang sangat menarik :)

    ReplyDelete
  2. aku males beli. pingin pinjem aja.

    ReplyDelete
  3. Kalau udah kepalang beli buku-bukunya, untuk buku ini, jadi berasa harus beli juga *koleksi, maksudnya* *saya, maksudnya*

    ReplyDelete
  4. buku yang paling tidak impresip, benar sekali deskripsi anda :p

    ReplyDelete
  5. Anonymous1:16 AM

    hahaha cara mereviewnya unik sekali. cerdas!

    ReplyDelete
  6. Hehe.. makasiiihh.. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Wajib Dicatat! Ini Cara Menghemat Kuota Telkomsel yang Efektif

Cara Hemat Listrik 900 Watt yang Cermat agar Pengeluaran Tetap Terkontrol

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?