Posts

Showing posts from June, 2021

Akhirnya Vaksin! Ini Dia Efek Vaksin Astrazeneca

Image
Banyak orang yang enggak mau vaksin, khususnya karena takut dengan efek vaksin AstraZeneca. Memang sih, di awal-awal banyak kejadian seperti ada yang lumpuh dan ada yang meninggal. Apalagi ada berita bahwa vaksin Astrazeneca juga disebut sebagai penyebab penyumbatan darah.  Setelah melakukan riset, ternyata risiko penggumpalan darah akibat vaksin AstraZeneca hanya 4 kejadian dari 1 juta orang yang disuntik kok. Malah kasus penggumpalan darah lebih banyak ditemukan di kasus perokok aktif yaitu 2 ribu kejadian per 1 juta orang dan pengguna pil KB yaitu 500 kejadian per 1 juta orang. Vaksin AstraZeneca ini juga ternyata lebih efektif mencegah varian Delta hingga 94 persen! Ya sudah, saya semakin mantap untuk vaksin AstraZeneca. Ini juga merupakan usaha saya untuk menjaga kesehatan. Cara mendapatkan vaksin Covid-19 Mulanya, kantor saya mendaftarkan seluruh pegawai melalui vaksin Gotong Royong. Karena tidak ada panggilan, akhirnya saya dan teman-teman mendaftarkan diri ke puskesmas d

Cara Menurunkan Berat Badan 5 Kg dalam Sebulan

Image
Berat badan kamu naik selama WFH? Sama dong! Karena sering di rumah dan punya temen makan (baca: suami), saya sering order GoFood. Bahkan bisa hampir setiap hari saya order makanan! Kayaknya saya miskin karena itu sih, hahaha. Kala itu, saya sering es kopi susu, kwetiau, dan ayam goreng antara pukul 10-12 malam. Gila 'kan? Kiri 68 kg, kanan 63 kg. Pakai celana yang sama. Karena enggak bisa jalan-jalan, sepertinya saya menjadikan makanan sebagai hiburan. Bosen? Pesen makan. Benar saja, timbangan naik dari 63 kg hingga 68 kg. Wah, ini kedua kalinya saya menyentuh angka terberat yaitu 68. Rasanya? Ugh, serba sempit. Perjalanan naik turunnya berat badan Chubby cheeks. Kesukaan saya sama olahraga muncul ketika masih kerja di media. Dulu BB saya pernah menyentuh 68 kg. Karena sakit, BB turun jadi 65 kg. Karena mau menikah dan supaya baju pengantinnya cukup, saya latihan cardio di treadmill atau latihan otot. Untungnya kantor menyediakan fasilitas sport center yang bisa digunakan secara g

Enak WFH, Kenapa Kembali ke Jakarta?

Image
Sejak awal pandemi, kantor tempat saya bekerja berbaik hati mengizinkan saya untuk kerja dari rumah. Itu jadi oase di tengah gurun, karena mental saya mulai melemah akibat saya enggak bisa ketemu Elora. Saya pun menjalani WFH dengan senang hati. Kerjaan sih enggak ada bedanya. Saya bisa keep up dengan deadline karena memang sudah biasa kerja freelance . Awal-awal memang ada adaptasi, terutama meeting harus dilakukan lewat Zoom. Itu jadi hiburan buat saya karena masih bisa lihat teman-teman. Namun setelah teman-teman mulai masuk kantor dan Zoom berkurang, saya jadi khawatir hubungan pertemanan melonggar. Kantor pun tidak pernah memanggil saya untuk kembali WFO. Kadang teman suka tanya kapan saya balik ke Jakarta, dan saya selalu jawab nunggu panggilan kantor. Memang posisi saya bukan yang tipe harus hadir di kantor karena menulis bisa dilakukan jarak jauh. Apalagi atasan saya juga lebih setuju kalau saya kerja dekat dengan Elora. Waktu berjalan dan mulai ada keinginan untuk beli ini it

Pengalaman Pertama Kali Tes Swab PCR di Jakarta

Image
Selama 1,5 tahun pandemi berlangsung, akhirnya saya merasakan pengalaman pertama kali tes swab PCR di Jakarta. Bukan, bukan karena memiliki gejala, tetapi karena mengikuti syarat untuk bisa balik ke kantor. Ternyata lumayan deg-degan juga. Foto ilustrasi dari Unsplash/Mufid Majnun Saya melakukan tes swab PCR di Klinik Kasih ProSehat, Jl. Palmerat Barat, Jakarta. Harga tes yang express atau H+1 adalah Rp800 ribu. Klinik buka pukul 8 pagi. Ketika saya datang pukul 8.30, ternyata sudah banyak yang mengantre dan semuanya periksa tes rapid antigen. Pada Juni ini, saya memutuskan untuk stop work from home dan kembali ngantor karena berbagai alasan. Setelah bekerja dan dekat dengan anak selama 1,5 tahun, rasanya berat juga. Mungkin saya akan cerita lebih detail gimana pergulatan batin seorang ibu yang harus pisah jauh dengan anak. Pegawai di sana sudah default aja kerjanya, jadi orang-orang yang datang dianggap mau tes rapid antigen. Hehe. Jadi begitu saya ke pendaftaran, mereka langsung mint