Cara Menurunkan Berat Badan 5 Kg dalam Sebulan

Berat badan kamu naik selama WFH? Sama dong! Karena sering di rumah dan punya temen makan (baca: suami), saya sering order GoFood. Bahkan bisa hampir setiap hari saya order makanan! Kayaknya saya miskin karena itu sih, hahaha. Kala itu, saya sering es kopi susu, kwetiau, dan ayam goreng antara pukul 10-12 malam. Gila 'kan?

Kiri 68 kg, kanan 63 kg. Pakai celana yang sama.

Karena enggak bisa jalan-jalan, sepertinya saya menjadikan makanan sebagai hiburan. Bosen? Pesen makan. Benar saja, timbangan naik dari 63 kg hingga 68 kg. Wah, ini kedua kalinya saya menyentuh angka terberat yaitu 68. Rasanya? Ugh, serba sempit.

Perjalanan naik turunnya berat badan

Chubby cheeks.

Kesukaan saya sama olahraga muncul ketika masih kerja di media. Dulu BB saya pernah menyentuh 68 kg. Karena sakit, BB turun jadi 65 kg. Karena mau menikah dan supaya baju pengantinnya cukup, saya latihan cardio di treadmill atau latihan otot. Untungnya kantor menyediakan fasilitas sport center yang bisa digunakan secara gratis ini. Benar saja, BB turun ke 63 kg.

Saat itu saya merasa badan bagus banget. Hahaha. Namun itu tidak berlangsung lama karena dua bulan setelah menikah, saya hamil dan naik 20 kg. Ini tidak mengkhawatirkan, BB turun sendirinya karena memberi ASI pada anak. Setelah itu, saya maintain dengan HIIT workout di rumah selama dua tahun. BBnya berhasil sampai angka 63 kg hingga saya kembali ngantor lagi. Tak lama mengantor, saya WFH, dan terjadilah kenaikan BB seperti yang diceritakan di atas.

Ya ampun naik turun terus, memang tidak bisa selamanya kurus gitu?

Antara panik BB terus naik tapi tidak bisa meninggalkan makanan, saya olahraga HIIT. Nah, saat itu agak frustasi karena kok enggak turun-turun seperti dulu. Terus saya berharap jadi sakit supaya BBnya turun kayak dulu (pemikiran macam apa ini?) Hingga akhirnya saya menemukan olahraga yang paling efektif buat saya .. yaitu lompat tali!

Tips menurunkan berat badan 

Ada beberapa hal yang saya lakukan supaya bisa menurunkan berat badan:

1. Hindari es kopi susu
Kandungan gula dan susu itu enggak banget. Selain bikin gemuk, mereka juga bikin jerawat saya makin parah. Suatu hari, saya menemukan cara bikin kopi susu di rumah. Nah, ini lumayan menolong karena saya bisa mengurangi gulanya dan bisa ganti susunya dengan susu kedelai atau susu kurma. Karena hampir tiap hari bikin sendiri, lama-lama bosen juga minum es kopi susu.

2. Batasi makan malam
Saya udah stop total pesen makanan di atas jam 9 malam. Kadang cheating 1-2 kali, tapi udah berkurang secara signifikan. Terakhir biasanya saya makan jam 7 malam.

Olahraga tanpa alat juga bisa kok!

3. Olahraga cardio
Pandemi bikin saya enggak bisa lari di trek lari (selain itu ditutup juga tempatnya). Jadinya saya lompat tali di rumah. Waktunya 30 menit, setiap hari. Biasanya sambil dengerin podcast biar enggak berasa.

Awal-awal kita akan merasa nyeri di bagian depan kaki. Penyebabnya kita lompat terlalu tinggi dan mengentak terlalu keras ke tanah. Lama-lama kita akan terbiasa lompat tapi dengan lompatan yang dikit-dikit dan mendarat lebih lembut. Dari lompat tali aja bisa bikin saya turun 3 kg selama dua minggu.

4. Olah otot
Supaya enggak gembyor, saya olahraga otot. Biasanya HIIT pakai dumbell atau resistance band gitu. Saya punya dua dumbell di rumah yaitu 3 kg dan 5 kg. Resistance band juga ada yang light dan heavy. Semejak kos, saya olahraga pakai resistance band aja karena koper keberatan kalau harus bawa-bawa dumbell.

Apakah kita harus sewa personal trainer? Enggak. Kita bisa lihat di YouTube seperti favorit saya mba Heather Robertson dan Fitness Kaykay.

5. Tetapkan tujuan olahraga
Tujuan olahraga saya enggak murni pengen turun berat badan aja. Saya pengen punya badan yang padat alias enggak gembyor, pengen enggak gampang ngos-ngosan kalau melakukan aktivitas berat, dan pengen bebas kolesterol atau diabetes. Saya pengen ini jadi kebiasaan, bukan sekedar tujuan BB turun tercapai lalu olahraga ditinggalkan. Makanya saya suka ajak Elora olahraga supaya ini jadi kebiasaan dia. 

Jadi, kalau kamu mengalami permasalahan yang sama dengan saya, bisa olahraga lompat tali ya. Semoga berhasil!

Comments

  1. Nia... cari di youtube atau IG 30 days Gak Gendut Lagi. Selain buat pola makan, ada gerakan low impact buat badan satset. Hahaha ciamik! Aku sm Aria sedang ngikutin nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Noteed, akan dilihat YouTubenya. Terima kasihh..

      Delete

Post a Comment

Komentar di blog ini akan dimoderasi agar penulis dapat notifikasi komentar terbaru.

Popular posts from this blog

Wajib Dicatat! Ini Cara Menghemat Kuota Telkomsel yang Efektif

Review Clodi Ecobum, Cluebebe, Babyland, dan Little Hippo. Mana yang Terbaik?

Cara Hemat Listrik 900 Watt yang Cermat agar Pengeluaran Tetap Terkontrol